Pernah jatuh cinta? Selalu menyenangkan
mengalaminya. Selalu menyenangkan untuk bisa makan bareng dia, jalan-jalan
bareng dia, dan semua hal lainnya. Tapi, mati bagi dia yang kita cintai? Jarang
terjadi. Kisah cinta paling sensasional, paling romantis, dan paling berkesan
dalam sejarah adalah kisah cinta Tuhan pada manusia. Kisah cinta yang tak
pernah kehilangan sense-nya sedikit pun selama ribuan tahun. Kisah yang
menginspirasi jutaan orang untuk kembali pada sebuah hubungan yang telah lama
terputus, hubungan cinta antara Tuhan dengan manusia. Hubungan yang
memungkinkan kekekalan hidup bagi seorang manusia. Bahkan kematian tak pernah
bisa menghalanginya. Bahkan iblis tak lagi menjadi pengganggu dalam hubungan
itu. Hubungan cinta antara Tuhan dengan manusia.
Tak pernah ada seorang manusia pun yang bisa
mencintai Tuhan lebih besar daripada Tuhan mencintai seorang manusia. Dia
bahkan merelakan satu-satunya anak-Nya untuk menyelamatkan hubungan-Nya dengan
manusia yang terputus. Dia rela melakukan
apa saja demi orang yang dicintai-Nya.
Jika Tuhan tidak maha adil, pasti seluruh umat
manusia sudah masuk surga karena cinta-Nya terlalu besar. Why God created us?
Because love. Tak ada penjelasan yang cukup masuk akal dalam hal ini.
Tuhan itu ‘gila’. Dia mencintai orang gila. Kenapa?
Buktinya, Dia banyak menciptakannya. Tuhan adalah sosok yang mau melakukan
hal-hal besar dan di luar nalar demi kita. Saya sendiri sudah merasakannya. Dia
punya plan yang membuat saya tidak
habis pikir. God always surprise me,
anytime anywhere. Tidak ada bahasa ciptaan manusia yang mampu mewakili rasa
terima kasih yang pantas pada Tuhan. Maka, hati yang tulus sangat diperlukan
karena lewat situlah satu-satunya ungkapan terima kasih yang cukup pantas untuk
Tuhan. Herannya lagi, Tuhan itu baiknya minta ampun. Dia menerima keterbatasan
kita. Apa adanya. Bahasa kita, lagu kita, pujian kita, semuanya diterima Tuhan
dengan senyum. Jangan lupa sertakan hati di sana, Tuhan suka hati yang tulus.
Kita masih bisa mengerti isi hati-Nya, dengan cara
akrab pada Dia. Semakin dekat hubungan kita, semakin kita tahu isi hati-Nya.
Dia sendiri yang akan menyatakannya dan membuat kita mengerti. Sudah, tidak
usah terlalu banyak dipikirkan, ini bisa memusingkan. Rasakan saja hubungan
dengan Dia, nanti Anda paham sendiri seperti apa isi hati-Nya.
Dia ingin dimengerti oleh hati kita, bukan pikiran
kita.
Percayalah.
Kita tidak diciptakan seperti robot. Kita diciptakan
dengan perasaan cinta di dalamnya. itu hal yang penting. Namun, ada hal yang
lebih penting: Kita diciptakan dengan kunci keselamatan di tangan kita.
Pertanyaannya, mau digunakan atau tidak?
Itu hadiah. Gift. Dari Tuhan. Gratis. Cuma-cuma. Dan
ada cinta Tuhan di dalamnya.
Mari mencintai Tuhan. Itu akan membuat hidup menjadi
lebih hidup. Itu memberi arti dalam hidup kita. Itu memberi tujuan pasti. Itu
memberi segalanya.
Mencintai Tuhan adalah dasar dari kehidupan yang sesungguhnya.
Aku nggak memaksa. Tapi, aku jamin begitu kau mencintai-Nya, itu akan tulus jika kau sungguh-sungguh. Semua orang bisa
melakukannya. Pertanyaannya, mau atau tidak?
Tuhan Yesus menunggu jawabanmu.
"Kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu."
~Markus 12:30
